
Borong Tiket Jalur Kualifikasi, Indonesia Siap Tempur di 9 Nomor Esports Asian Games 2026
Sejarah baru dalam dunia esports tanah air berhasil dicatatkan oleh Tim Nasional Esports Indonesia. Seperti diberitakan berbagai media nasional, sebanyak sembilan nomor pertandingan dipastikan akan diikuti oleh kontingen Merah Putih pada babak Main Event Asian Games 2026 yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang.
Kisah Perjuangan Keras Skuad Garuda di Babak Kualifikasi
Langkah menuju babak utama Asian Games 2026 harus dilewati melalui perjuangan yang tidak mudah. Sepanjang fase kualifikasi, Timnas Esports Indonesia dihadapkan pada perlawanan sengit dari berbagai negara yang memiliki karakteristik strategi unik.
Kekompakan tim, kematangan taktik, kesiapan teknis, serta mentalitas bertanding yang tangguh menjadi aspek krusial yang diuji dalam setiap laga. Komitmen besar dari para atlet dan dedikasi jajaran pelatih demi membela bendera Merah Putih menjadi kunci utama kesuksesan ini.
Momentum kemenangan Indonesia awalnya dibuka lewat keberhasilan mengunci tiket dari nomor Naraka: Bladepoint dan Identity V.
Rekor Fantastis dan Dominasi Mutlak Tim Honor of Kings
Performa paling mengesankan di panggung kualifikasi ditunjukkan oleh tim Honor of Kings (HOK) Indonesia. Skuad ini tampil sangat dominan dengan menyapu bersih seluruh pertandingan tanpa tersentuh kekalahan satu kali pun.
Lebih impresif lagi, tim HOK Indonesia mengukir catatan statistik luar biasa berupa poin eliminasi sempurna 77-0 dari enam laga yang dijalani. Keunggulan mutlak atas para pesaing di kawasan Asia ini menjadi sinyal kewaspadaan yang kuat bagi negara rival menjelang babak Main Event nanti.
Baca juga: 10 Negara yang Sedikit Main ML dan Cara Pindah Server!
Kemenangan Dramatis MLBB dan PUBG Mobile Borong Semua Tiket
Rangkaian babak kualifikasi regional akhirnya ditutup dengan hasil yang sangat manis oleh dua nomor esports terpopuler. Pada cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Indonesia sukses mengamankan tiket babak utama setelah menumbangkan perlawanan sengit Kamboja dengan skor ketat 2-1 di pertandingan penentu.
Sementara itu, tim PUBG Mobile (PUBGM) berhasil mengunci posisi kedua di klasemen akhir setelah mengumpulkan total 67 poin, hanya berselisih 10 angka dari Pakistan yang menempati peringkat pertama. Hasil positif dari kedua nomor terakhir ini memastikan Indonesia resmi memborong seluruh kuota tiket kualifikasi yang tersedia.
Apresiasi Sang Pelatih
Apresiasi tinggi diberikan oleh Kepala Pelatih Tim Nasional Esports Indonesia, Richard Permana. Dia memberikan penghargaan atas kerja keras seluruh atlet dan staf pelatih yang berjuang sejak masa pelatnas hingga kompetisi kualifikasi selesai.
Menurut Richard, keberhasilan ini barulah langkah awal menuju tantangan yang sesungguhnya di Asian Games 2026.
Baca juga: Tiga Tanda Akun Roblox Kamu Telah Dihack dan Cara Mengambilnya Kembali

Indonesia Siap Berlaga di Sembilan Nomor Pertandingan
Berkat tambahan lima nomor dari jalur kualifikasi, Timnas Esports Indonesia dipastikan akan berkompetisi pada sembilan nomor pertandingan di Main Event Asian Games 2026. Sembilan cabang tersebut meliputi:
- Gran Turismo 7
- eFootball
- PUBG Mobile
- Competitive Martial Arts (Street Fighter 6, Tekken 8, dan The King of Fighters XV)
- Pokémon UNITE
- Identity V
- Honor of Kings
- Naraka: Bladepoint
- Mobile Legends: Bang Bang
Kehadiran wakil Indonesia di sembilan nomor sekaligus ini menjadi salah satu torehan sejarah baru dalam partisipasi dunia esports tanah air di ajang Asian Games.
Peran Krusial Pembinaan Profesional PB ESI dan BTN
Keberhasilan dalam memborong seluruh kuota kualifikasi regional ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa sistem pembinaan yang dijalankan oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) bersama Badan Tim Nasional (BTN) telah berjalan secara terstruktur dan profesional.
Manajemen yang tertata dengan baik menjadi kunci utama di balik konsistensi performa para atlet di lapangan.
Selanjutnya, dukungan menyeluruh yang mencakup pemantapan taktis, persiapan teknis, hingga fasilitas operasional terus diberikan kepada skuad Garuda. Hal tersebut dilakukan sebagai fondasi krusial dalam mendongkrak daya saing Indonesia di level internasional.
Sumber: