
12 Pro Player Ketahuan Cheat PUBG, Siapa dan Apa Hukumannya?
Kasus 12 pro player ketahuan cheat PUBG terjadi pada Januari 2019 dan menggegerkan panggung esports dunia. PUBG Corp melakukan investigasi global menyeluruh dan menemukan bahwa sebagian pemain menggunakan program ilegal seperti radar hack dan wallhack, sementara sebagian lainnya terbukti mengetahui dan membiarkan rekan tim mereka menggunakan cheat.
Akibat pelanggaran berat ini, para pemain yang terlibat langsung dijatuhi hukuman skorsing bertanding selama 2 hingga 3 tahun dari seluruh kompetisi resmi PUBG. Pengrusakan integritas kompetitif ini menjadi salah satu skandal terbesar yang mengubah sistem pengawasan turnamen esports secara permanen.
Alasan 12 Pro Player Pakai Cheat PUBG
Dorongan untuk meraih kemenangan secara instan di panggung profesional sering kali memicu tindakan curang yang mengorbankan sportifitas. Terdapat beberapa faktor utama yang melatarbelakangi keputusan nekat para pemain profesional tersebut:
Tekanan Kualifikasi Turnamen
Kompetisi tingkat tinggi menuntut hasil yang konsisten demi mengamankan tiket menuju babak utama turnamen berhadiah besar.
Contohnya: Pemain menggunakan kecurangan saat fase kualifikasi online agar bisa meloloskan timnya tanpa perlu menguras fokus dan strategi.
Keterbatasan Pengawasan di Laga Online
Kualifikasi online tidak diawasi secara langsung oleh wasit fisik di lokasi, sehingga memberi celah bagi pemain nakal. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pemain yang berasumsi bahwa penggunaan program pihak ketiga tidak akan terdeteksi oleh sistem otomatis.
Keinginan Mendapatkan Info Posisi Lawan (Vision Advantage)
Memiliki informasi lokasi musuh secara real-time memberikan dominasi penuh dalam mengambil keputusan rotasi.
Contohnya: Seorang igl atau rotator yang mengetahui titik persembunyian lawan dapat mengarahkan tembakannya tanpa takut kena sergap (ambush).
Normalisasi Pelanggaran di Internal Tim
Ketika satu pemain membawa program ilegal dan membawa kemenangan, anggota tim lain sering kali memilih bungkam demi hasil manis. Rasa pembiaran ini membuat praktik curang dianggap sebagai rahasia bersama yang aman untuk terus dijalankan.
Menggampangkan Deteksi Anticheat
Pemain menganggap program pihak ketiga buatan pengembang independen cukup canggih untuk menembus anticheat resmi game. Padahal, penggunaan program ilegal ini tetap meninggalkan jejak teknis yang akhirnya terendus melalui perbandingan laporan jenis cheat populer dan risikonya dalam sistem pengawasan publik.
Baca juga: Titik Rumah Secret Room Key PUBG Terbaru, Ini Lokasinya!

Rincian Kasus 12 Pro Player Ketahuan Pakai Cheat
Skandal besar ini bermula dari langkah tegas pengembang yang menggelar pembersihan massal demi menjaga keadilan di ranah profesional. Proses pengungkapan kasus ini berjalan melalui beberapa tahapan dan temuan penting:
Investigasi Global Dimulai 19 Desember 2018
PUBG Corp menggelar razia sistematis terhadap seluruh akun pemain yang terdaftar dalam kualifikasi kontinental PUBG Europe League (PEL). Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada log pertandingan kualifikasi online maupun aktivitas public match.
Keterlibatan 12 Pemain Profesional
Hasil investigasi mengonfirmasi 12 pemain terbukti melakukan pelanggaran berat, baik bertindak sebagai pengguna aktif maupun membiarkan rekannya berbuat curang. Pengungkapan skandal besar ini tercatat secara detail dalam laporan kronologi 12 pro player PUBG dibanned dari media esports.
Jenis Cheat yang Digunakan
Para pelaku memanfaatkan bantuan perangkat lunak ilegal untuk memanipulasi pertandingan:
- Radar Hack: Menampilkan lokasi seluruh pemain, item, dan kendaraan secara real-time pada layar kedua atau perangkat lain tanpa terdeteksi anticheat standar.
- Wallhack: Mengubah struktur tekstur map sehingga pengguna bisa melihat pergerakan musuh yang bersembunyi di balik dinding atau bangunan.
- Program Pihak Ketiga Lain: Software peretas yang memodifikasi berkas game (file pak) untuk menghilangkan recoil senjata secara tak wajar.
Pembagian Jenis Hukuman
Sanksi yang dijatuhkan dibagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat keterlibatan pemain:
- Skorsing 2 Tahun: Dijatuhkan kepada 4 pemain yang terbukti menggunakan cheat pada pertandingan biasa (public match).
- Skorsing 3 Tahun: Dijatuhkan kepada 6 pemain yang terbukti memakai cheat langsung di dalam turnamen resmi.
- Skorsing 3 Tahun (Pembiaran): Dijatuhkan kepada 2 pemain yang tidak memakai cheat sendiri, tetapi terbukti tahu dan membiarkan rekan setimnya bertanding menggunakan cheat.
Baca juga: Mode PUBG yang Bisa Main Sedikit Saja Player dan Caranya!

Nama Pemain yang Terkena Ban
Keputusan tegas PUBG Corp berdampak langsung pada karir para atlet yang terbukti bersalah dalam kualifikasi tersebut.
Tabel di bawah ini memuat daftar nama pemain serta durasi hukuman yang mereka terima:
| Nomor | Nama Pemain | Durasi Ban | Kategori Pelanggaran |
| 1. | Pepaya | 3 Tahun | Cheat di kompetisi resmi |
| 2. | Cabecao | 3 Tahun | Cheat di kompetisi resmi |
| 3. | swalker | 3 Tahun | Cheat di kompetisi resmi |
| 4. | zuppaa | 3 Tahun | Cheat di kompetisi resmi |
| 5. | Houlow | 3 Tahun | Cheat di kompetisi resmi |
| 6. | sezk0 | 3 Tahun | Cheat di kompetisi resmi |
| 7. | Avalon | 2 Tahun | Cheat di public match |
| 8. | Smitty | 2 Tahun | Cheat di public match |
| 9. | TEXQS | 2 Tahun | Cheat di public match |
| 10. | S1D | 2 Tahun | Cheat di public match |
| 11. | THZ | 3 Tahun | Membiarkan rekan setim cheat |
| 12. | Fr_Steph | 3 Tahun | Membiarkan rekan setim cheat |
Tindakan tegas ini diambil guna mengembalikan kepercayaan komunitas, sebagaimana diulas pada artikel sanksi resmi 12 pro player PUBG yang menyoroti pembersihan besar-besaran di skena kompetitif.
Rincian pembersihan skena esports ini juga diberitakan secara komprehensif melalui warta pengumuman ban 12 pro player PUBG Corp.
Baca juga: Mengapa Tencent Tidak Memegang PUBG Lagi? Ini Alasannya!

Dampak Pro Player Menggunakan Cheat PUBG
Terbongkarnya kasus kecurangan ini menciptakan gelombang efek domino yang merestrukturisasi aturan turnamen secara global. Beberapa perubahan signifikan langsung dirasakan oleh industri esports tak lama setelah sanksi diumumkan:
Tim Kehilangan Slot dan Roster
Beberapa organisasi esports harus mendiskualifikasi tim mereka dari kualifikasi PUBG Europe League (PEL). Manajemen tim dipaksa melakukan pemutusan kontrak kerja secara sepihak dan merombak ulang seluruh susunan roster.
Kewajiban Pemeriksaan Latar Belakang (Background Check)
PUBG Corp menerapkan aturan baru berupa verifikasi akun secara menyeluruh sebelum pemain diizinkan bertanding di turnamen resmi. Seluruh akun alt atau akun pribadi milik calon pro player wajib diperiksa riwayat aktivitasnya.
Tamparan Bagi Reputasi Esports
Kasus ini mencederai nilai keolahragaan dan merusak kepercayaan sponsor terhadap ekosistem profesional PUBG.
Sejak saat itu, pengetatan regulasi anticheat terus diperbarui, termasuk saat pemain mengakses pertandingan lewat layar monitor menggunakan panduan bermain PUBG Mobile di PC yang membutuhkan perlindungan sistem ketat.
Baca juga: Gimana Cara Main PUBG Mobile Old dengan Local Server? Ini Triknya!
Penutup
Peristiwa 12 pro player ketahuan cheat PUBG memberikan pelajaran berharga bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam dunia esports. Tindakan tegas berupa skorsing bertahun-tahun menunjukkan bahwa tidak ada toleransi bagi siapapun yang merusak keadilan bertanding.
Bagi para pemain, mengasah kemampuan murni dan menjaga sportifitas tetap menjadi satu-satunya jalan terbaik untuk meraih kehormatan sejati di medan tempur.
Sumber: