
Mengapa Tencent Tidak Memegang PUBG Lagi? Ini Alasannya!
Mengapa Tencent tidak memegang PUBG lagi berakar dari status kepemilikan asli game ini yang sejak awal dipegang oleh Krafton (developer asal Korea Selatan). Tencent sebenarnya tidak pernah memiliki IP PUBG sepenuhnya, melainkan hanya bertindak sebagai pengembang versi mobile sekaligus publisher di beberapa wilayah.
Hubungan publishing tersebut mulai dipangkas setelah munculnya tekanan geopolitik, terutama pemblokiran aplikasi asal Tiongkok di India pada 2020.
Untuk menyelamatkan pasar terbesar mereka, Krafton memutuskan mengambil alih seluruh lisensi publishing di beberapa kawasan kunci dari tangan Tencent.
Hubungan Tencent, Krafton dan PUBG
Pembagian peran antara Krafton dan Tencent kerap memicu kesalahpahaman di kalangan pemain. Berikut 5 poin utama yang memperjelas struktur kerja sama kedua raksasa gaming tersebut:
Krafton adalah Pemilik Sahabat dan Developer Utama
Krafton (sebelumnya bernama Bluehole) merupakan kreator asli yang menciptakan PUBG versi PC dan menguasai seluruh hak kekayaan intelektual (IP). Contohnya: Semua keputusan aset game, lore, serta alur pengembangannya diatur penuh oleh kantor pusat Krafton di Korea Selatan.
Tencent sebagai Mitra Pengembang PUBG Mobile
Tencent masuk melalui divisinya, Lightspeed & Quantum Studios, untuk mengadaptasi gameplay PC agar dapat dimainkan di perangkat seluler. Contohnya: Tencent memegang peran teknis merancang mekanisme kontrol sentuh dan penyesuaian grafis untuk smartphone.
Pembagian Wilayah Publishing
Tencent awalnya diberikan hak penerbitan untuk mengedarkan PUBG Mobile di pasar Tiongkok serta sebagian besar kawasan Asia. Strategi ini dimanfaatkan Krafton untuk menembus jaringan pasar global dengan dukungan infrastruktur server milik Tencent.
Lisensi Waralaba Berbasis Kontrak
Kerja sama penerbitan antara Krafton dan Tencent terikat oleh perjanjian lisensi regional, bukan akuisisi perusahaan secara total. Jika timbul kendala regulasi pada suatu wilayah, Krafton secara legal berhak menarik kembali hak publishing tersebut.
Pembagian Keuntungan Royalti
Tencent memperoleh persentase pendapatan dari transaksi in-game di region tempat mereka menjadi publisher. Sebagai imbalannya, Tencent menyetorkan royalti penggunaan IP PUBG secara berkala kepada Krafton.
Baca juga: Kenapa PUBG Blindspot Ditarik? Ini Fakta Lengkapnya!

Mengapa Tencent Tidak Lagi Memegang PUBG?
Pengalihan hak penerbitan dari Tencent ke Krafton terjadi akibat kombinasi masalah regulasi dan arah strategi bisnis. Berikut penjelasan mendalam di balik perubahan struktur publishing tersebut:
Larangan India 2020
Pemerintah India memblokir ratusan aplikasi asal Tiongkok atas alasan keamanan nasional, termasuk PUBG Mobile yang dipublikasikan oleh Tencent. Langkah ini membuat basis pemain terbesar PUBG Mobile mendadak terputus total dari server game.
Strategi Penyelamatan Pasar oleh Krafton
Agar bisa kembali beroperasi di India, Krafton mengambil tindakan cepat dengan memutus hubungan kerja sama penerbitan dengan Tencent di wilayah tersebut. Krafton langsung mengambil alih operasi publishing guna membuktikan bahwa game tersebut tidak di bawah naungan perusahaan Tiongkok.
Tekanan Geopolitik & Regulasi
Sentimen teknis keamanan data lintas negara membuat Krafton berupaya menanggalkan label "game Tiongkok" yang melekat pada PUBG Mobile. Penyesuaian struktur ini penting dilakukan untuk menjaga kestabilan operasional game di pasar barat dan Asia Selatan.
Kontrol Penuh Krafton atas Lisensi
Krafton kini memegang kendali penuh atas distribusi game di berbagai wilayah penting, sementara Tencent dibatasi untuk kawasan Tiongkok. Strategi ini memberi Krafton kebebasan penuh dalam mengatur monetisasi, sistem esports, dan tanggal rilis spin-off seperti saat momen kapan PUBG New State rilis.
Ringkasan Peran
| Perusahaan | Peran | Status |
| Krafton | Developer & pemilik PUBG | Masih memegang penuh |
| Tencent | Publisher PUBG Mobile (China, sebagian Asia) | Tidak lagi publisher di India & beberapa region |
| PUBG Corp (anak Krafton) | Publisher di India & global | Ambil alih dari Tencent |
Baca juga: Gimana Cara Main PUBG Mobile Old dengan Local Server? Ini Triknya!

Dampak Perubahan Kepemilikan Pada Game
Keputusan Krafton menggeser peran Tencent membawa perubahan besar pada ekosistem game di berbagai negara.
Beberapa dampak langsung dari penyesuaian hak penerbitan ini antara lain:
- PUBG Mobile India Diganti BGMI: Krafton merilis ulang game dengan nama Battlegrounds Mobile India (BGMI) khusus untuk pasar lokal tanpa campur tangan Tencent.
- Tencent Tetap Menguasai Pasar China: PUBG Mobile di Tiongkok diubah namanya menjadi Game for Peace (Peacekeeper Elite) di bawah kendali penuh Tencent.
- Krafton Memperkuat Ekspansi Global: Krafton mendirikan divisi penerbitan mandiri untuk menangani ekosistem esports dan server global secara langsung.
- Pemisahan Data Akun Region: Pemain di wilayah terdampak harus memindahkan data akun mereka ke server baru yang dikelola langsung oleh Krafton.
- Fokus pada Aksesibilitas PC: Pengalihan kendali ini mempermudah Krafton mendorong keterhubungan pemain mobile ke platform PC, termasuk bagi pengguna yang memanfaatkan panduan bermain PUBG di PC.
- Penyesuaian Konten Lokal: Krafton lebih bebas merancang event serta kolaborasi yang sesuai dengan norma serta regulasi budaya tiap region.
- Stabilitas Lisensi Internasional: PUBG terlindungi dari risiko pemblokiran serentak yang menargetkan pengembang atau publisher berbasis Tiongkok.
Keputusan tegas perpisahan lisensi ini tercatat jelas saat pihak pengembang menyatakan PUBG menyebut Tencent bukan lagi publisher PUBG untuk region tertentu.
Perubahan struktur ini juga sejalan dengan dinamika internal di Tiongkok, tempat industri game sempat tertahan akibat laporan Tencent kembali gagal raih lisensi judul game baru.
Timeline Tencent dan Krafton
Perjalanan kerja sama hingga pembagian ulang hak publikasi antara Krafton dan Tencent melalui proses panjang berikut:
| Tahun | Peristiwa |
| 2017 | PUBG PC dirilis: Krafton (saat itu Bluehole) merilis PUBG di PC dan langsung sukses besar secara global. |
| 2018 | Tencent jadi publisher PUBG Mobile: Tencent melalui Lightspeed & Quantum Studios bekerja sama dengan Krafton untuk merancang PUBG Mobile. Tencent memegang publishing di China dan sebagian Asia. |
| 2019 | PUBG Mobile sukses global: Game ini menjadi salah satu judul mobile terlaris di dunia dengan jutaan pemain aktif harian. |
| 2020 | India ban PUBG Mobile: Pemerintah India melarang aplikasi asal Tiongkok. Krafton mendadak mengambil alih hak publishing di India untuk menghentikan pemblokiran. |
| 2021 | BGMI dirilis: Krafton meluncurkan Battlegrounds Mobile India (BGMI) sebagai versi khusus tanpa keterlibatan pihak Tencent. |
| 2022–2025 | Tencent tetap publisher di China: Game berjalan dengan nama Game for Peace di Tiongkok di bawah Tencent, sementara Krafton memperkuat publishing independen di region lain. |
| 2026 | Krafton fokus global: Krafton mengontrol penuh ekspansi judul baru seperti PUBG: New State dan Blindspot, sedangkan Tencent berfokus pada pasar domestik Tiongkok. |
Baca juga: 5 Cheat PUBGM Paling Populer: Risiko dan Triknya!

Penutup
Memahami alasan mengapa Tencent tidak memegang PUBG lagi memperjelas perbedaan antara pemilik IP asli dan penerbit game. Keputusan Krafton mengambil alih hak publishing di berbagai wilayah merupakan langkah strategis untuk mengamankan pasar dari regulasi geopolitik.
Kini, Krafton leluasa mengelola ekosistem PUBG secara global, sementara Tencent berfokus pada operasional di wilayah Tiongkok.
Sumber: