Aplikasi Hyppe, Medsos Lokal Yang Siap Mengglobal

Aplikasi Hyppe, Medsos Lokal Yang Siap Mengglobal


Baru-baru ini, terdengar kabar bahwa Indonesia akan memiliki media sosial buatan sendiri bernama Hyppe. Nama aplikasi 'Hyppe' diambil dari nama perusahaan pengembangnya yaitu PT Hyppe Teknologi Indonesia, perusahaan startup lokal yang didirikan pada tahun 2018. Optimisme pun disampaikan oleh President Director, Hondo Widjaja, yang menyebutkan bahwa masih ada kesempatan yang terbuka lebar bagi Indonesia untuk memiliki media sosial sendiri yang bisa dibanggakan. Mengingat bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki penduduk terbanyak di dunia, ini merupakan peluang besar bagi PT Hyppe untuk meluncurkan platform tersebut.

Peluang tersebut didasarkan pada riset Hootsuit, menyatakan 59% dari total penduduk Indonesia menggunakan media sosial dan 65% menggunakannya untuk bekerja. Waktu penggunaan media sosial di Indonesia juga cukup banyak yaitu sekitar 3 jam 20 menit yang mana melebihi rata-rata waktu penggunaan global. Selain itu, rata-rata penduduk Indonesia memiliki sepuluh akun media sosial yang berbeda baik aktif maupun nonaktif. Faktor-faktor inilah yang membuat pihak pengembang berharap media sosial bernama Hyppe ini nantinya bisa bersaing di tingkat global. Penasaran tentang aplikasi Hyppe? Simak terus ulasan lengkapnya berikut ini.

Mengenal Aplikasi Hyppe Karya Indonesia

source: Twitter

Media sosial Hyppe ini diklaim sangat cocok bagi seorang konten kreator untuk mengekspresikan ide-ide kreatifnya. Pihak pengembang pun juga menyampaikan bahwa nantinya Hyppe terdiri dari 10 unit bisnis diantaranya,

  • Hyppe Chat untuk platform chat atau avatar chat
  • Hyppe Story untuk fitur flash story
  • HyppeDiary untuk short video content atau portrait
  • HyppeCompetition untuk platform competition
  • HyppeSound untuk audio content dan music player
  • HyppePic untuk konten foto dan gambar
  • HyppeGames untuk fitur game online
  • HyppeLive untuk platform live streaming
  • HyppeVid untuk video berukuran besar atau landscape

Dengan adanya berbagai fitur tersebut, tentunya Hyppe akan menjadi media sosial yang cukup lengkap, Sob. Selain itu, kalian bisa menggunakannya sesuai unit dengan keistimewaannya masing-masing. 10 unit tersebut tidak terpisah melainkan merupakan satu kesatuan dalam aplikasi media sosial Hyppe dengan dukungan tambahan berupa teknologi Blckchain dan Fingerprint.

Aplikasi Dengan Sistem Sharing Economy Platform

Aplikasi Hyppe, Medsos Lokal Yang Siap Mengglobal
source: Yahoo Berita

Mengusung sistem platform sharing economy, Hyppe di klaim bisa digunakan penggunanya untuk menjadi seorang content creator dan bahkan dapat memonetisasi konten yang dibuat. Nah konten tersebut nantinya terlindungi oleh fitur blockchain dan fingerprint tadi terkait hak kepemilikan konten.

Technology Advisor Hyppe juga mengutarakan bahwa para content creator harus sadar akan pentingnya menjaga hak kepemilikan konten mereka. Hal ini dikarenakan konten sangat berpengaruh dan berkontribusi dalam perkembangan jejaring sosial dan bisa menjadi aset berharga untuk mendapatkan passive income.

Disamping itu, Hyppe akan memberi keuntungan tidak hanya untuk content creator, tetapi juga para penggunanya sebagai viewer. Para viewer nantinya juga bisa loh mendapat reward atau semacam penghasilan melalui konten atau iklan sponsor yang dilihat di aplikasi Hyppe.

Kapan Aplikasi Hyppe Siap Diluncurkan?

Untuk tanggal pastinya belum diketahui, namun melansir dari Liputan6.com, aplikasi tersebut akan diluncurkan tahun ini. Vice President Hyppe Teknologi, Sammy Goh, juga menambahkan bahwa saat ini perusahaan telah mengadakan kerjasama dengan dua perusahaan teknologi yang cukup ternama di dunia.

Baca Juga YouTube Uji Coba Fitur Short Video Mirip TikTok

Penutup

Saat ini aplikasi Hyppe tengah mengembangkan aplikasinya sekaligus membangun data center di wilayah BSD Tangerang untuk infrastruktur teknologinya. Rencananya dalam waktu dekat, Hyppe juga akan melakukan ekspansidi tingkat global dengan membangun data center di sekitar 15 negara di dunia. Sudah tidak sabar ya sob? Kita tunggu saja kehadiran aplikasi buatan anak bangsa yang satu ini.

ARTIKEL TERKAIT

Angga Fernandi

I’m an English Literature student at a public university in Semarang. I usually write articles on my own blog during leisure time. Moreover, I really enjoy what I've been studying so far such as literature, public relation, creative writing, and language. I am a kind of person who likes to challenge myself and get new experiences in life.